Senin, 21 Juni 2021

pada sepi..

Pada Sepi..
Wahai senyap yang menelan ceritaku
Kemarilah menikmati sepi bersamaku
Lenyapkanlah gelap harap yang menggenggamku
Biarkanlah aku berdiam dalam penjelmaanku

Pada sepi...
Segudang candu tentang rindu menghilang
Segenap puisi tentang ilusi pun lenyap
Bersembunyi dibalik senyuman penggerak sunyi
Bersenandung diantara nada yang mulai membendung
Cukup sekiranya untuk berhenti dan tak berbunyi
Cerah langit pun turut beralih mendung

Pada sepi...
Segudang candu tentang rindu menghilang
Segenap puisi tentang ilusi pun lenyap
Karena sejatinya ironi itu tak mengena
Sebab kenyataannya mata ini masih sembab
Lebam kemarin pun seakan terpilih memperkuat suram
Pada sepi dan aku yang memilih menepi..

Kamis, 17 Juni 2021

AKU DAN SETIA KU

perjalanan menuju sepi..
diantara beribu rintik yang menghalangi seribu langkah,
bahkan aku tak tahu siapa yang mendorong ku diantara sunyi ini..
apa kau tahu siapa tersangka untuk setiap sa'at jiwa ku melayang di semesta ?
mungkin kau tak pernah memikirkan itu, untuk sebuah masalah jalan yang di pilih..
puisi ku tinggal puisi,
tak ada diksi yang ku selipkan lagi..


untuk mu kekasih..
kau tak terpuji utntuk kali ini..
diantara mendung dan kelabunya itu, membawa sebuah janji..
yah.. janji-janji yang tak pernah kau tepati..
termasuk sebuah kisah kita,
kisah yang terdampar di tepian ini..
entah mau di bawa kemana ?
aku dengan segenap setia ku menunggu..
diantara beribu hari yang kau janjikan menemui ku..
dan kau..
kau yang berjanji dengan sumpah-sumpah mu itu,
mengkerak dalam sebuah dasar yang di sebut nestapa..
apa kau pernah ke sana ?
mencoba melihat sedikit saja ?
dan coba rasakan, duka dan laranya..


furo,cirebon2021

SENDU MU TAK LAGI KU JUMPA

 malam kembali, tapi tidak dengan rindumu, angin kembali, namun tidak dengan sendumu, sajak sajak itu kembali riuh, puisi puisi itu mebali m...