berbicara tentang rasa,
aku sudah terlanjur jauh berlayar.
dari yang paling sederhana
hingga fiksi yang sering
di lontarkan penuh harapan.
aku seorang manusia, tuhan.
bukan batu atau pun kayu alam liar
yang kau buang tanpa alasan
dan bangkit dengan sedikit harapan. sedikit lagi kita akan pulang,
bukan menemui bahagia.
bukan juga membangun atap bersama kita pulang,
dengan duka yang teramat dalam. pijakan demi pijakan,
semata hanya jejak yang melelahkan.
mari pulang tuan..
puisi ku kini tinggal kenangan.
furo,cirebon2021
Tidak ada komentar:
Posting Komentar